Tips Menjaga Nafas Tetap Segar Selama Puasa, Ini Cara Efektifnya Menurut Ahli!

Bau mulut menjadi salah satu keluhan yang kerap dialami saat menjalankan ibadah puasa. Minimnya asupan cairan selama berjam-jam menyebabkan produksi air liur menurun, sehingga memicu pertumbuhan bakteri di dalam mulut.
Dokter gigi dari Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), drg. Rina Andriani, menjelaskan bahwa kondisi mulut kering menjadi faktor utama munculnya bau tidak sedap selama puasa. “Ketika produksi air liur menurun, bakteri lebih mudah berkembang. Inilah yang menyebabkan bau mulut. Karena itu, menjaga kebersihan mulut dan hidrasi sangat penting selama berpuasa,” ujar drg. Rina, dikutip dari laman resmi Persatuan Dokter Gigi Indonesia, Kamis (19/2).
Baca juga: Ingin Lebih Benergi saat Berpuasa? Hindari Makanan ini saat Sahur dan Berbuka
Ia menyarankan untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum minimal delapan gelas air putih antara waktu berbuka hingga sahur. Asupan cairan yang cukup membantu menjaga kelembapan rongga mulut sekaligus mencegah bau.
Selain itu, menyikat gigi setelah sahur dan sebelum tidur menjadi langkah yang wajib. Gigi yang tak dibersihkan dengan benar seusai makan dapat menyebabkan munculnya plak di permukaan gigi. Tak hanya itu, permukaan lidah juga menjadi sarang munculnya bakteri penyebab bau mulut.
“Membersihkan lidah sering kali diabaikan, padahal sebagian besar bakteri penyebab bau menumpuk di permukaan lidah,” jelasnya.
drg. RIna juga menambahkan bahwa membersihkan mulut dengan menyikat gigi saja belum cukup karena sikat gigi tak dapat menjangkau sisa-sisa makanan yang tersangkut di sela-sela gigi. Penggunaan obat kumur non-alkohol serta benang gigi atau flossing menjadi cara efektif untuk membersihkan mulut secara menyeluruh. Mengunyah daun mint atau peterseli juga menjadi alternatif alami untuk memberikan sensasi nafas yang menyegarkan.
Baca juga: 7 Rekomendasi Olahraga yang Menyenangkan Dilakukan saat Puasa
Dari sisi pola makan, drg. Rina mengimbau untuk menghindari konsumsi makanan beraroma tajam seperti bawang, durian, serta makanan tinggi gula saat sahur. Sebaliknya, ia menganjurkan untuk memperbanyak konsumsi buah dan sayur seperti apel, wortel, dan seledri yang membantu membersihkan gigi secara alami.
Sementara itu, ia menyarankan untuk meninggalkan kebiasaan merokok saat sahur maupun berbuka. Bukan tanpa alasan, rokok kerap membuat mulut kering dan meninggalkan aroma tidak sedap dalam waktu lama.*grc



