STORY

Pencuri Ini Kembalikan Barang Curian Kepada Sang Pemilik. Alasannya Mengejutkan!

Barang Curian dan Surat Permintaan Maaf (Foto. Net)
Fenews

Pencuri memang meresahkan. Dengan menghalalkan segala cara, mereka akan mengambil barang milik orang lain tanpa izin demi keuntungan mereka sendiri. Namun, apa jadinya jika sang pencuri yang sering dikira sosok tak berbudi ternyata bisa menyesal karena mencuri?

Sebuah kasus pencurian yang terjadi di Amerika Serikat menjadi contohnya. Suatu malam pada 31 Juli 2013 silam, sebuah komplotan pencuri menerobos masuk ke dalam sebuah kantor yang terletak di kawasan Los Angeles. Sejumlah komputer serta perangkat milik kantor lainnya raib mereka bawa.

Keesokan paginya, sang pemilik organisasi, dikejutkan dengan atap kantor yang telah jebol. Tak cukup sampai di situ, ia juga menemukan barang-barang seperti komputer dan laptop yang seharusnya berada di dalam kantor tergeletak di pintu masuk.

“Semua barangku tergeletak di depan pintu. Ada kereta belanja, dan ada juga komputer yang diambil, ada laptop, semuanya di sana,” ujar Candy Stallings, dilansir dari NBC News.

Surat yang ditemukan Candy rupanya merupakan sebuah surat permintaan maaf dari sang pencuri. Mereka menyesal karena telah mencuri dari kantor yang ternyata adalah organisasi konseling dan bantuan hukum non-profit bagi korban pelecehan seksual bernama San Bernardino County Sexual Assault Services.

Secarik surat yang ditulis oleh sang pencuri sebagai permintaan maaf (Foto. Net)

“Kami tak tahu apa yang kami curi. Kami kembalikan barang-barang kalian. Kami harap kalian dapat meneruskan untuk membuat perubahan pada hidup orang-orang. Tuhan memberkati kalian,” tulis sang pencuri pada secarik kertas.

Saat membaca surat tersebut, Candy selaku direktur organisasi tersebut merasa terkejut. Ia dan para karyawannya sontak terharu kala menyadari sang pencuri yang masih memiliki sisi kemanusiaan.

“Kami semua kaget. Kalian pasti bercanda. Aku tak percaya, aku merinding, aku terharu,” katanya.

Tak hanya Candy dan para karyawan yang keheranan, para polisi yang menangani kasus tersebut pun tak kalah takjub. Paul Williams, seorang petugas kepolisian San Bernardino, mengaku ini merupakan pertama kalinya ia melihat kasus pencuri yang menyesal karena telah mencuri.

“Ini pertama kalinya dalam karierku aku melihat barang curian dikembalikan. Diduga penyesalan karena mencuri menjadi penyebab dikembalikannya barang-barang itu,” pungkasnya. *kim