Gara-Gara Kuku Palsu, Wanita Ini Hampir Gagal Ditangani di UGD

Banyak cara untuk mempercantik diri. Salah satunya yakni menggunakan kuku palsu atau nail art agar jari dan kuku tampil lebih menarik. Namun, ada bahaya yang mengintai dari kuku-kuku berkilau dan cantik tersebut.
Seorang wanita di China dilarikan ke rumah sakit karena serangan jantung. Namun, saat hendak diberi pertolongan, tim medis mengalami kendala. Rupanya, kuku palsu yang ia gunakan menjadi penyebabnya.
Dilansir dari South China Morning Post, Instalasi Gawat Darurat (IGD) di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Hunan menerima seorang pasien pada 5 Februari 2026 lalu. Usai dicek, sang wanita yang diketahui bernama Lili mengalami serangan jantung mendadak.

Upaya pertolongan darurat segera diberikan pada Lili. Langkah pertama yang diambil adalah mengecek saturasi oksigennya menggunakan alat bernama Fingertip Pulse Oximeter.
Namun, masalah terjadi. Kuku palsu yang Lili kenakan sangat tebal sehingga menghalangi sinar infrared yang dipancarkan alat tersebut ke dalam jarinya. Akibatnya, tim medis tak dapat mendeteksi kadar oksigen di dalam tubuh wanita berusia 28 tahun itu.
Berbagai cara untuk melepas kuku palsu telah dilakukan oleh para tim medis. Namun, semuanya nihil lantaran lem yang merekatkan kukunya terlalu kuat.
Jalan terakhir yang diambil oleh tim medis RSUD Hunan adalah mendatangkan seorang manicurist profesional untuk membantu proses tindakan terhadap Lili. Sang manicurist dengan segera melakukan prosedur menggunakan alat-alat profesional khusus. Kuku palsu Lili pun berhasil dilepas dan ia akhirnya dapat diselamatkan tepat waktu.
Seorang dokter di rumah sakit tersebut menyebutkan kepada media di China bahwa kasus serupa sudah sering terjadi sebelumnya. Ia menghimbau masyarakat untuk mengenali risiko dari prosedur dan penggunaan nail art yang terlalu ekstrim.
Baca juga: Tragis! Influencer asal Taiwan Meninggal Diduga Akibat Mukbang Kosmetik
Liu Xiao, seorang dokter gawat darurat di Rumah Sakit Fakultas Kedokteran Universitas Zhejiang, menuturkan bahwa orang-orang, khususnya wanita, yang gemar menggunakan kuku palsu harus membiarkan setidaknya satu jari tak dipasangi apa-apa. Bukan tanpa alasan, hal ini untuk menghindari kejadian serupa yang dialami Lili.
Selain itu, tak hanya kuku palsu yang dapat menjadi penyebabnya. Seorang karyawan di perusahaan alat pengukur denyut nadi mengatakan kepada media setempat bahwa cat kuku berwarna gelap juga dapat menyerap atau memantulkan cahaya yang menyebabkan penurunan akurasi alat dalam mendeteksi kadar oksigen dalam darah. *kim



