EDUCATION

Bukan Sekedar Tren, Personal Branding Kini Jadi Kebutuhan

Personal Branding (Foto. Net)
Fenews

Di tengah perkembangan teknologi dan tren media sosial, personal branding tak lagi hanya menjadi tren sesaat. Tak hanya content creator atau influencer yang perlu membangun citra di hadapan audiens, praktik ini telah berubah menjadi kebutuhan yang juga dibutuhkan banyak individu dari berbagai profesi.

Personal branding umumnya dipahami sebagai tren untuk menunjukkan gaya hidup mewah, pencapaian tinggi, atau hal-hal bersifat ‘pamer’ lainnya seperti yang terlihat di kalangan influencer saat ini. Namun, personal branding yang benar itu tentang tampil dengan karya, bukan drama. Bangun reputasi dengan manfaat bukan validasi manusia.

Baca juga: Penting! Literasi Digital Jadi Fondasi di Era Informasi Saat Ini

Seseorang yang terjun di dunia karier tak hanya harus menunjukkan kemampuan yang mumpuni di bidang yang dilamar, namun juga bagaimana membuat dirinya dikenal dan diingat oleh orang lain. Dilansir dari The Elite Recruiter Podcast, personal branding menjadi salah satu pertimbangan terbesar bagi para perekrut untuk menerima seorang pelamar. Dengan personal branding, para rekruter dapat menilai tingkat kredibilitas dan kepercayaan seseorang, meningkatkan value, serta membangun jaringan yang loyal.

Membangun personal branding dapat dimulai dari langkah sederhana, seperti membuat video portofolio yang menampilkan prestasi dan kemampuan diri agar lebih mudah dikenal dan diingat. Dengan begitu, personal branding bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan penting di era ketika identitas digital menjadi kunci dalam membuka peluang karier dan pengembangan profesional. *riz