Sedang Tren! Gen Z Pilih Cari Pasangan Saat Olahraga Lari

Olahraga kini tak hanya identik dengan menjaga kebugaran tubuh dan kesehatan mental, tetapi juga menjadi ajang membangun relasi sosial. Dalam laporan Year In Sport 2024 yang dirilis oleh Strava, tren olahraga bersama, terutama lari, semakin digemari oleh Gen Z.
Zipporah Allen, Chief Business Officer Strava, mengungkapkan bahwa aktivitas olahraga saat ini mulai bertransformasi menjadi kegiatan yang lebih santai dan berorientasi pada interaksi sosial. Menurutnya, kebiasaan baru ini menunjukkan bahwa esensi olahraga kini tak lagi melulu soal intensitas.
“Peningkatan minat terhadap klub lari dan aktivitas grup untuk bersosialisasi menjadi pendorong utama orang-orang untuk berolahraga,” ujarnya, seperti dikutip dari CNBC, Rabu (12/6).
Data Strava mencatat bahwa partisipasi global dalam klub lari meningkat sebesar 59% sepanjang tahun 2024, dan di Indonesia angkanya bahkan melonjak hingga 83%. Sementara itu, latihan angkat beban tercatat sebagai jenis olahraga dengan pertumbuhan tercepat di kalangan perempuan, terlihat dari peningkatan unggahan aktivitas sebesar 25% di platform tersebut.
Selain menjaga kebugaran, komunitas olahraga juga menjadi wadah untuk memperluas pergaulan. Menurut laporan Strava, sebanyak 58% responden global mengaku menjalin pertemanan baru lewat aktivitas olahraga. Menariknya lagi, hampir 1 dari 5 Gen Z dilaporkan pernah menjalin hubungan romantis dengan seseorang yang mereka temui saat berolahraga. Bahkan, kemungkinan Gen Z bertemu pasangan lewat aktivitas fisik empat kali lebih besar dibandingkan saat nongkrong di bar.
Olahraga dalam kelompok besar juga terbukti mampu meningkatkan performa. Data menunjukkan bahwa rata-rata jarak tempuh untuk aktivitas seperti lari, bersepeda, dan mendaki meningkat hingga 40% ketika dilakukan bersama lebih dari 10 orang, dibandingkan saat berolahraga sendiri. Di Indonesia, lonjakannya bahkan mencapai 95%. *ang



