PPLIPI Jawa Timur Dorong Kolaborasi dan Pemberdayaan Perempuan di Era Digital

Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) DPW Jawa Timur menggelar Seminar Perempuan Indonesia bertema ‘Transformasi dan Kolaborasi Perempuan Multiprofesi Menuju Era Digital Berkelanjutan dan Berdaya Saing Global’ pada Jumat (31/10) di Gedung Binaloka Adhikara, Surabaya. Selain menghadirkan sejumlah narasumber inspiratif, acara ini juga menjadi momen penting bagi organisasi dengan dilantiknya Niken S., M.Psi. sebagai ketua baru PPLIPI DPW Jawa Timur.
Dalam kepemimpinannya, Bu Niken menegaskan visinya untuk mendorong pemberdayaan dan kolaborasi perempuan lintas profesi di Jawa Timur. Baginya, perempuan perlu bersatu dan saling mendukung, baik antarprofesi, antarorganisasi maupun melalui relasi DPC di berbagai daerah agar lebih berdaya saing di tingkat global.
Menurut Niken, perempuan di era digital memiliki peran yang sangat besar. Ia menilai, perempuan bukan hanya berperan sebagai ibu atau istri, tetapi juga sebagai profesional yang menjadi support system utama bagi keluarga. Ia menekankan pentingnya kecerdasan digital bagi perempuan, terutama dalam mendidik anak-anak agar tangguh menghadapi dunia yang semakin terhubung secara teknologi.
Sebagai langkah konkret, PPLIPI Jawa Timur di bawah kepemimpinannya akan fokus pada kegiatan konseling dan pelatihan bagi perempuan, mulai dari bidang hukum, kesehatan mental hingga digitalisasi UMKM. Program-program seperti lomba menulis dan penghargaan bagi perempuan inspiratif juga akan digelar untuk memperluas ruang gerak perempuan di berbagai bidang.
Niken juga menilai bahwa kolaborasi adalah kunci kepemimpinan modern, terutama di tengah keberagaman. “Kalau kita tidak kolaboratif itu kita capek sendiri. Jadi kolaborasi itu adalah salah satu jalan yang terbaik untuk perempuan sekarang di organisasi-organisasi Jawa Timur,” katanya.
Terinspirasi oleh sosok Dewi Motik, Niken melihat figur pemimpin ideal sebagai seseorang yang bisa sukses di dunia profesional tanpa kehilangan peran sebagai ibu dan istri. Ia pun berpesan bagi perempuan muda agar selalu memulai dengan mencintai diri sendiri. “Cintai diri sendiri dulu. Kalau dia bisa mencintai dirinya, dia bisa melangkah. profesionalitasnya akan lebih bagus, peran menjadi seorang ibu pun menjadi bagus,” ujarnya.
Ke depan, Niken berharap PPLIPI DPW Jawa Timur bisa memperluas jangkauan ke lebih banyak daerah. “Sekarang kan masih ada tujuh DPC, saya ingin mengembangkan lebih banyak supaya kita bisa memberikan edukasi itu lebih luas lagi. Mengajak ibu-ibu untuk berkembang dan berdikari, apalagi untuk ibu-ibu yang ada di daerah,” tutupnya. *tes



