Jadi Wanita Terkaya di Dunia, Lucy Guo Ternyata Tak Pernah Lulus Kuliah

Nama Lucy guo belakangan menjadi sorotan. Wanita berusia 30 tahun itu berhasil menggeser Taylor Swift sebagai wanita terkaya di dunia. Dilansir dari Forbes, harta kekayaan Lucy Gou mencapai sekitar USD1,3 miliar atau sekitar Rp 21,87 triliun. Sementara Swift hanya memperoleh USD600 juta dari royalti dan tur serta USD600 juta dari penjualan albumnya.
Lucy Guo sendiri terlahir dari lahir di Amerika Serikat pada 14 Oktober 1994. Orang tuanya merupakan imigran China yang bekerja sebagai insinyur listrik. Masa kecilnya dihabiskan di Fremont, California, AS.
Lucy Guo juga pernah jadi mahasiswa jurusan ilmu komputer. Namun perkuliahannya tidak pernah selesai alias putus kuliah. Pada 2016, ia membangun Scale AI saat usianya 21 tahun, bersama Alexandr Wang. Saat itu, dia jadi tim operasi Guo bertugas menjalankan tim operasi dan desain produk, sementara Wang adalah CEO-nya.
Baca Juga: Profil Pandawara, Pegiat Lingkungan asal Bandung yang Masuk Forbes 30 Under 30 Asia 2025
Dua tahun kemudian perusahaan milik dua anak muda ini sukses hingga keduanya masuk daftar 30 Under 30 versi Forbes pada 2018. Namun, di tahun yang sama juga, keduanya tidak sejalan hingga Guo berakhir dipecat.
Setelah meninggalkan Scale AI, Guo melanjutkan kiprahnya lewat Backend Capital, firma venture capital yang ia dirikan, serta startup barunya, Passes, yang mengembangkan platform monetisasi bagi para kreator digital.
Yang membuat pencapaian ini istimewa adalah bagaimana Guo membuktikan bahwa usia dan gender bukanlah penghalang dalam dunia teknologi yang didominasi pria. Latar belakangnya sebagai anak dari keluarga imigran China yang tumbuh di California juga menjadi inspirasi tersendiri bagi generasi muda yang ingin mengejar mimpi di industri teknologi. *



