Base Talent School Tampil Berkebaya di Jadoel Era Fest 2025 Kaza Mall Surabaya

Jadoel Era Fest digelar di Kaza Mall Surabaya selama empat hari, 22-25 Mei 2025. Acara ini diselenggarakan dalam rangka HUT ke-732 Kota Surabaya. Sesuai dengan tajuk acaranya, Kaza Mall memilih nuansa tahun 90-an dengan menggabungkan elemen nostalgia dan budaya Kota Pahlawan tersebut.
“Memang kita bikin tema jadul (jaman dulu, red) karena untuk memperingati hari lahir Surabaya,” kata Tantri Pradikta, Supervisor Marcomm Kaza Mall Surabaya, Jumat (23/5).
Di hari ke-2, Jodel Era Fest menampilkan fashion show kebaya. Mereka berkolaborasi dengan Base Talent School, agensi modeling di Surabaya, untuk event tersebut. Di acara tersebut, para model yang sebagian anak-anak dan remaja tampil memukau dengan kebaya dan batik. Di atas panggung mereka berlenggang dengan anggun sambil membawa properti seperti payung dan kipas.
Penampilan para model tersebut didukung oleh Thamara Wedding. Butik yang menyediakan koleksi busana pesta dan wedding itulah yang mendukung penampilan para model di atas panggung.

Base Talent School sendiri adalah agensi modeling yang cukup eksis di Surabaya. Mereka kerap tampil di berbagai kegiatan. Agensi ini diinisiasi oleh Anie, juga Nur Karmela Desvera sebagai coach. Ia merupakan siswi SMA Dharma Wanita 6 Sidoarjo.

Remaja yang akrab disapa Mela itu cukup piawai melatih para anggota Base Talent School (BTS). Sebab sejak kecil dia sudah terjun di dunia modeling dan meraih banyak prestasi, salah satunya menjadi pemenang Yuk Cilik Sidoarjo 2020.
Untuk fashion show kebaya kali ini, Mela mengaku mempersiapkan murid-muridnya dalam waktu singkat. Sebab mereka sudah terbiasa latihan modeling secara rutin. Menurutnya, yang penting, anak-anak diberi wadah untuk berekspresi. Termasuk mengenal busana yang akan dia kenakan ketika mau show, seperti kebaya kali ini.
“Yang penting untuk anak kecil biar tahu tentang zaman dulu, seperti apa busananya dan pakemnya seperti apa. Kemudian ke depannya budaya-budaya Jawa Timur biar tidak mati, kita hidupin lagi, supaya budaya kebaya bisa mengharumkan nama Indonesia,” katanya. *kim/fie



