Tetap Bugar dan Berat Badan Terkontrol Saat Berpuasa

Bulan Ramadan kerap dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperbaiki dan me-reset pola hidup, termasuk menjalani pola sehat. Meski waktu makan terbatas, puasa tentunya sangat efektif untuk program penurunan berat badan, asal dilakukan dengan pola makan yang sehat dan seimbang.
Kementerian Kesehatan RI menegaskan, diet selama puasa sebaiknya tidak berfokus pada pembatasan makan ekstrem, melainkan mengatur asupan gizi yang seimbang sekaligus nutrisi agar kebutuhan tubuh tetap tercukupi. “Puasa yang dijalani dengan pola makan sehat dapat membantu menjaga metabolisme tubuh, mengontrol gula darah, serta menurunkan resiko metabolik,” tulis Kemenkes RI dalam laman resminya, dikutip Rabu (25/2).
Agar diet saat puasa tetap aman dan efektif, berikut sejumlah tips yang dapat diterapkan menurut beberapa sumber yang telah Fenews rangkum.
1. Jangan Lewatkan Sahur
Sahur berfungsi sebagai sumber energi utama selama berpuasa. Pilih makanan dengan karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum atau oatmeal, serta memperbanyak protein dan serat agar kenyang lebih lama.
2. Pilih Menu Berbuka dengan Bijak
Saat berbuka, disarankan lebih baik memulai dengan air putih atau kurma, kemudian dilanjutkan dengan makanan seimbang yang terdiri dari karbohidrat, protein, dan serat.
Baca juga: Tips Menjaga Nafas Tetap Segar Selama Puasa, Ini Cara Efektifnya Menurut Ahli!
3. Cukupi Kebutuhan Cairan
Selama berpuasa, tubuh tidak mendapat asupan cairan. Oleh karena itu, penting untuk minum air putih yang cukup sebelum dan sesudah puasa. Kementerian Kesehatan menganjurkan minum air putih minimal 8 gelas per hari dengan pembagian 2 gelas saat berbuka, 4 gelas di malam hari, dan 2 gelas saat sahur untuk meminimalisir dehidrasi.
4. Batasi Gorengan dan Gula Berlebih
Gorengan dan teh manis kerap menjadi takjil favorit masyarakat Indonesia. Namun, lemak dan gula yang terkandung di dalamnya berpotensi meningkatkan berat badan, memicu gangguan pencernaan serta memperlambat metabolisme apabila dikonsumsi berlebihan ketika berbuka puasa.
5. Tetap Aktif Berolahraga
Puasa tak menjadi penghalang untuk tetap menjaga kebugaran. Olahraga ringan seperti jalan santai, streching atau yoga selama 20-30 menit per hari dapat menjadi pilihan. Menurut beberapa sumber, olahraga justru sebaiknya dilakukan sebelum berbuka puasa dalam keadaan perut kosong. Namun, untuk meminimalisir hal yang tidak diinginkan seperti lemas, kelelahan atau bahkan pingsan, olahraga dapat pula dilakukan setelah berbuka puasa.
Dengan menerapkan pola makan seimbang dan aktivitas fisik teratur, puasa dapat menjadi sarana detoks alami yang membantu meningkatkan kualitas kesehatan secara menyeluruh. *grc



