Terungkap! Permintaan Meghan Markle kepada Vogue Dianggap Berlebihan

Meghan Markle kembali menjadi topik perbincangan di media sosial. Namanya mencuat usai permintaannya yang dianggap berlebihan kepada Vogue terungkap. Salah satunya adalah saat ia meminta Edward Enninful, mantan editor British Vogue, untuk menjadi ‘gadis sampul’ majalah Vogue pada 2022.
Dilansir dari Daily Mail, masalah bermula ketika Edward berencana untuk menampilkan sang Duchess of Sussex pada majalah British Vogue edisi September 2022 di bagian One Young World Summit in Manchester. Kemunculannya tersebut mencakup majalah fisik maupun digital.
Tak puas dengan hanya muncul di salah satu bagian majalah, ia justru meminta Edward agar muncul di bagian sampul. Sayangnya, pria asal Ghana tersebut sebelumnya telah memilih Linda Evangelista, model asal Kanada, untuk menjadi ‘gadis sampul’ di edisi tersebut. Merasa kecewa karena permintaannya tak dituruti, hubungan pertemanan keduanya menjadi merenggang.

Pada Sabtu (24/5), laman Page Six membeberkan sejumlah alasan lain yang menyebabkan kerenggangan pertemanan keduanya. Melalui sebuah informan, istri Pangeran Harry itu tak hanya ingin tampil di sampul British Vogue, namun juga Vogue US. Selain itu, ia juga meminta kontrol penuh terhadap fotografer, penulis, hasil akhir, foto-foto, dan baris sampul. Sang informan menganggap permintaan-permintaan tersebut terlalu berlebihan.
“Tak pernah ada yang dapat itu. Bahkan Beyoncé pun tidak,” kata informan tersebut kepada Page Six.
Tak sampai di situ, Meghan bahkan diketahui menghubungi langsung Anna Wintour, editor Vogue US, melalui Zoom Meeting untuk mempresentasikan ide-idenya, termasuk muncul di sampul. Sama seperti Edward, Anna juga menolak permintaan tersebut lantaran Serena Williams, atlet tenis US, sudah terpilih.

Di lain sisi, informan lain mengatakan kepada Page Six bahwa Meghan tak pernah meminta untuk muncul di sampul majalah Vogue. Sebaliknya, Vogue yang sebenarnya menghubungi wanita kelahiran 4 Agustus 1981 itu beberapa kali setelah pernikahannya dengan Pangeran Harry.
Baca juga: Tanpa Pangeran Harry, Meghan Markle Tampil Anggun di Paley Honors Fall Gala
Pada 2019 silam, Edward sempat meminta Meghan untuk menjadi sampul dari British Vogue edisi ‘Forces for Change’. Namun, ia malah memilih untuk menjadi editor tamu.
Meghan akhirnya menjadi gadis sampul di majalah the Cut edisi September 2022 usai mempromosikan podcast-nya yang kini gagal bertajuk ‘Archetypes’. Di bulan yang sama, ia juga dijadwalkan muncul di sampul majalah Variety meski tertunda selama satu bulan karena kematian Ratu Elizabeth II. *kim



