Prediksi Tren Makeup dan Busana Pengantin 2026 ala Gen Z

Dalam dunia pernikahan yang terus bertransformasi, tahun 2026 diprediksi akan menjadi era di mana konsep fresh look dan kesederhanaan elegan semakin digemari. Gaya yang menonjolkan tampilan natural namun tetap mewah, mencerminkan kepribadian pengantin yang percaya diri tanpa harus berlebihan banyak digemari oleh calon pengantin Gen Z.
Salah satu vendor yang telah melihat langsung perubahan tren ini adalah Aviqa Wedding, vendor pernikahan asal Sidoarjo yang sudah beroperasi selama tujuh tahun dan telah menangani banyak klien pengantin dari berbagai daerah. Berdiri di bawah naungan Mami Aviqa sapaan akrab pemiliknya Aviqa Wedding menaungi berbagai layanan mulai dari rias pengantin, busana, sound system (DA Audio), hingga photography dan mini band dalam satu manajemen yang terintegrasi.
Menurut Mami Aviqa dari Aviqa Wedding, konsep riasan pengantin masa kini lebih mengedepankan tampilan segar dan glowing. “Biasanya klien kami menyebutnya fresh look. Jadi, bukan yang terlalu tebal, tapi tetap terlihat elegan dan tahan lama,” ujarnya saat ditemui di Serba-Serbi Manten Expo yang digelar di Kaza City Mall, Surabaya. Sentuhan riasan yang tampak ringan namun berkarakter inilah yang kini jadi favorit dan diprediksi masih digemari hingga tahun depan oleh calon pengantin muda.

Baca Juga: Rahasia Makeup Pengantin Tetap Awet Seharian
Tren warna makeup di 2026 juga diperkirakan tidak akan jauh dari warna-warna lembut yang natural. Nuansa peach, coral, dan cokelat hangat masih akan menjadi primadona karena cocok dengan warna kulit mayoritas pengantin Indonesia. Warna-warna ini memberikan kesan manis dan elegan tanpa menghilangkan aura natural sang pengantin.
Sementara itu, media sosial juga punya peran besar dalam membentuk tren kecantikan pengantin masa kini. “Sekarang semuanya serba konten. Before-after makeup di TikTok atau Instagram itu bisa banget menarik calon klien,” tutur Mami Aviqa. Fenomena ini memperlihatkan bahwa estetika visual dan storytelling dari proses rias menjadi nilai tambah dalam dunia bridal modern.
Beralih ke busana, tren busana pengantin 2026 tampaknya akan memadukan simple namun elegan look. Gen Z, yang dikenal fleksibel dan ekspresif, lebih memilih gaun bergaya slim dress dengan detail minimalis, namun tetap menonjolkan kemegahan melalui potongan atau bahan yang berkelas. “Sekarang mereka lebih suka yang simple tapi stand out, seperti slim dress dengan warna mahogany, emerald, atau putih klasik,” ungkapnya.

Baca Juga: Nggak Perlu Ribet! Simak Tips Agar Make Up Tahan Lama
Busana pengantin tradisional tetap memiliki tempat tersendiri, namun banyak calon pengantin memilih untuk menggabungkan unsur adat dan modern. Misalnya, mengenakan kebaya basahan untuk acara temu, lalu berganti ke gaun modern saat resepsi. “Mereka suka beragam. Gen Z itu senang bereksperimen, jadi bisa adat di satu sesi, modern di sesi lainnya,” kata Mami Aviqa menjelaskan tren perpaduan budaya dalam pernikahan masa kini.
Perbedaan yang mencolok antara generasi sebelumnya dan Gen Z terlihat dari cara mereka mengekspresikan diri lewat gaya. Jika dulu warna-warna bold seperti emerald dan mahogany dianggap unik, kini istilahnya diperbarui dan tampil lebih trendy. “Sebenarnya sama aja, cuma beda penyebutan. Dulu orang bilang hijau, sekarang disebut sage green,” katanya sambil tersenyum.
Untuk para calon pengantin Gen Z, Mami Aviqa berpesan agar selalu menentukan konsep terlebih dahulu sebelum memilih busana atau riasan. Dengan begitu, hasil akhir bisa terlihat selaras dan tetap elegan. “Tentukan dulu konsepnya, biar enggak bingung nanti pas pilih gaun dan makeup,” ujarnya menutup perbincangan.
Secara keseluruhan, arah tren pengantin di 2026 akan bergerak menuju gaya yang lebih authentic, effortlessly chic, dan memancarkan kecantikan alami dari dalam diri. Gen Z tidak lagi mengejar kesempurnaan berlebihan, melainkan keseimbangan antara karakter pribadi, gaya hidup modern, dan nilai budaya yang tetap terjaga. Dunia bridal kini bukan hanya soal tampil cantik, tapi juga soal mengekspresikan jati diri dalam momen paling sakral dalam hidup. *dym



