Norma, Film Indonesia yang Jadi Trending di Netflix Asia Tenggara

Film Norma belakangan hits di Netflix Asia Tenggara. Bahkan di pertengahan Agustus, film ini berhasil duduk di posisi nomor satu di Indonesia dan nomor dua di Singapura. Kisah Norma sendiri diangkat dari kejadian nyata tentang seorang perempuan yang menemukan perselingkuhan antara suaminya dan ibunya. Cerita ini pertama kali viral di media sosial setelah Norma asli membagikan pengalamannya lewat TikTok pada akhir 2022.
Dari data yang dirilis Tudum, film Norma: Antara Mertua dan Menantu yang dirilis Netflix pada 14 Agustus 2025 bertahan selama dua minggu pada peringkat 10 besar film yang bukan berbahasa Inggris. Jumlah penonton selama dua minggu tersebut tembus 2,5 juta.
Selain jadi top streaming di beberapa negara, Norma: Antara Mertua dan Menantu juga menarik perhatian karena proses pembuatan filmnya yang cukup intense. Tissa Biani, pemeran Norma Risma, mengaku bahwa peran ini adalah salah satu yang paling berat bagi dia. Banyak adegan menangis, emosi tinggi, dan ia sampai harus meminum banyak air supaya bisa menangis saat syuting.

Baca juga: Sering Ribut dengan Pasangan? Mungkin Kamu Belum Kenal Conflict Language
Film ini juga punya sisi kolaboratif yang menarik, di mana Norma Risma sendiri ikut menulis naskah bersama Oka Aurora. Sutradara Guntur Soeharjanto mengatakan bahwa filmnya tak cuma mengangkat bagian cerita yang viral saja, tapi digali lebih dalam supaya bisa menunjukkan efeknya ke dalam ranah keluarga, pasangan, bahkan peran sebagai anak.
Meski film ini menuai perhatian tinggi di Netflix, performa bioskopnya di Indonesia kurang memuaskan dibanding film-film Lebaran lainnya. Norma ternyata tidak berhasil mencetak 1 juta penonton seperti film Lebaran lain, padahal tema cerita dan produksi film cukup besar. Dari data terakhir Cinepoint, jumlah penonton Norma: Antara Mertua dan Menantu berhenti pada 677.181 selama tayang di bioskop.
Namun di sisi positif, Norma sendiri mengatakan bahwa film ini membantunya menyembuhkan luka batin. Meskipun ia merasa sangat marah, Norma tetap melihat film ini sebagai kesempatan untuk sadar bahwa meski ada luka dan ketidakadilan, hubungan anak dan orang tua tetap punya ruang untuk memaafkan. *tes



