BEAUTY & HEALTH

Mengenal Istilah Slow Living, Gaya Hidup Santai Agar Tetap Produktif

ilustrasi slow living, meluangkan waktu untuk me time (foto.net)
Fenews

Slow living atau Hidup santai adalah membangun pola pikir secara sadar berfokus pada kualitas yang dapat mengatur gaya hidup lebih produktif sejalan dengan apa yang paling anda prioritaskan dalam hidup.

Maksudnya, melakukan segala  dengan sangat hati-hati dan matang. Daripada melakukannya dengan tergesa-gesa, namun hasilnya kurang hal maksimal.  Cara memulai gaya hidup slow living agar tetap produktif.

  1. Mindfulness

Mindfulness atau kesadaran penuh adalah inti dari gaya hidup slow living, untuk melatih seseorang agar fokus terhadap keadaan lingkungan sekitarnya. Praktik ini dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, yakni ketika berbicara dengan orang lain, waktu makan, dan dalam pekerjaan.

Mulailah dari hal-hal kecil untuk meningkatkan konsentrasi, fokus,  dan ketenangan dalam pikiran agar lebih bisa mengatur waktu dengan baik.

2. Meluangkan waktu untuk istirahat sejenak

Memberikan jeda ditengah aktivitas yang padat. Tips ini penting dilakukan untuk membantu mengistirahatkan otak sejenak agar  tidak burn out.  Selain itu, memberikan waktu dapat mengisi ulang energi dan menurunkan stress.

Hal ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, contohnya membaca buku, menonton film, tidur, menulis, dan berpergian ke suatu tempat.

3. Menikmati Proses daripda hasil

Sering kali seseorang hanya terpaku pada hasil akhir tanpa menghiraukan sebuah proses. Cobalah untuk menikmati setiap momen, setiap langkah tanpa harus tergesa-gesa menuju hasil akhirnya, baik dalam pekerjaan maupun segala aktivitas yang ada.

Hal ini, bisa membantu seseorang agar selalu merasa puas dan bahagia dengan apa yang sedang dilakukan

4. Mulai Menghargai Kesimbangan Hidup

Menghargai keseimbangan dalam kehidupan, tidak hanya membuat seseorang fokus pada segala aktivitas produktif, tetapi juga tetap memberikan ruang untuk menjalani kehidupan sosial dan untuk melakukan kesenangan yang disukai.

Selain itu, jangan ragu untuk mengatakan “tidak” untuk sesuatu yang tidak sejalan dengan prinsip tujuan dalam hidup anda. Fokuslah dengan apa yang membuat anda bahagia

5. Bangun hubungan yang lebih erat

Slow living atau hidup santai menekankan pentingnya dalam  menciptakan hubungan yang baik dan mendalam dengan orang-orang terdekat.

Luangkan waktu untuk membuat moment indah saat menghabiskan waktu dengan keluarga, sahabat, maupun orang terdekat dengan penuh kasih sayang dan perhatian.

Dengan Slow living, anda dapat menemukan keseimbangan dalam hidup untuk menciptakan ketenangan dan kebahagiaan ditengah tekanan yang semakin tinggi. *esi