PLEASURE

Jangan Geret Koper di Roma Jika Tak Mau Kena Denda!

The Spanish Steps di Roma, Italia (Foto. Hotels.com)
Fenews

Mengenali keadaan dan kebiasaan setempat ketika berlibur ke negara lain merupakan hal yang penting bagi para turis untuk menjaga kenyamanan dan keamanan. Sayangnya, masih banyak dari mereka yang mengabaikan hal ini, sehingga sejumlah negara mengeluarkan hukum perilaku turis. Salah satunya yakni Italia.

Italia memiliki banyak spot bersejarah yang kerap dikunjungi para turis dari berbagai belahan dunia sebagai destinasi wisata. Mulai dari Colosseum, Katedral Milan, hingga The Spanish Steps atau Tangga Spanyol yang berada di Roma. Tangga spanyol sendiri merupakan tangga monumental yang didirikan pada abad ke-18 untuk menghubungkan Piazza di Spagna dan Gereja Trinita dei Monti.

Baca juga: Ini 10 Negara Paling Aman Bagi Solo Traveler

Dilansir dari Daily Mail, para turis yang bertandang ke Tangga Spanyol kerap kali menaiki dan menuruni anak tangga sambil menggeret koper mereka. Aksi ini menimbulkan suara bising yang mengganggu ketenangan warga sekitar. Selain itu, roda-roda koper yang menghantam permukaan tangga juga berpotensi membuat kerusakan.

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Italia pun mengeluarkan larangan bagi para turis untuk menggeret koper mereka di Tangga Spanyol. Para turis yang ketahuan oleh para polisi yang berpatroli di sana akan ditangkap dan dikenai denda mulai dari 250 euro, atau sekitar Rp4,9 juta, hingga 400 euro, atau Rp7,8 juta, tergantung kerusakan yang dihasilkan oleh koper mereka.

Tak hanya di Roma, peraturan serupa juga berlaku di kawasan Portofino. Para turis yang ‘terciduk’ berkeliling di desa dengan koper akan dikenai denda hingga Rp9,8 juta.

Portofino Jadi Salah Satu Destinasi Wisata Favorit di Italia (Foto. Cinque Terre)

Menurut Jacob Wedderburn-Day, seorang ahli travel dan CEO dari perusahaan koper Stasher, menyebutkan bahwa peraturan tersebut menunjukkan bahwa kebiasaan-kebiasaan yang para turis anggap normal memiliki dampak buruk bagi tempat yang mereka singgahi, termasuk Tangga Spanyol. Ia juga menjelaskan bahwa material dari tangga di sana seiring waktu akan rusak apabila terus menerus dilalui roda koper.

“Masalahnya adalah tangga marmer yang telah berdiri selama berabad-abad itu tak mampu menahan jutaan roda koper yang melintasinya setiap tahun,” ujar Jacob, dikutip dari Daily Mail, Selasa (3/3).

“Bahkan getaran dari roda koper yang bergerak menuruni tangga seiring waktu dapat menyebabkan kerusakan mikroskopis,” tambahnya.

Baca juga: 10 Rekomendasi Pantai Terindah di Indonesia yang Cocok buat Liburan Long Weekend

Jacob memperingatkan para turis untuk tak menjadikan hari pertama usai tiba di kota tujuan untuk berkeliling jika masih membawa koper atau barang bawaan lainnya. Ia menyarankan untuk pergi ke penginapan terlebih dahulu dan membawa barang secukupnya saat berkunjung ke tempat wisata.

“Pergilah langsung ke penginapanmu atau gunakan layanan penyimpanan koper karena kau tentunya tak ingin dikenai denda oleh polisi setempat saat bahkan liburanmu belum dimulai,” pungkasnya. *kim