Ini 6 Kebiasaan Sepele yang Bikin Dompet Jebol Tanpa Sadar!

Di tengah perekonomian yang kian pelik, penggunaan uang dengan bijak menjadi sangat penting. Bagaimana tidak, semakin berkembangnya teknologi serta beragamnya hiburan membuat masyarakat di masa kini kerap menghabiskan uang tanpa sadar. Kebiasaan inilah yang membuat uang yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan justru terpakai habis untuk hal yang sebenarnya tak penting. Lantas, apa saja kebiasaan yang secara tak sadar dapat membuat kita boros? Simak rangkumannya berikut ini.
1. Langganan atau Subscription yang Jarang Terpakai
Saat ini, banyak aplikasi yang mengharuskan kita untuk berlangganan untuk menikmati akses tanpa batas. Mulai dari aplikasi streaming film, aplikasi mendengarkan musik, dan lain sebagainya. Jika melihat harganya mungkin tidak terlalu besar, tapi jika ditotal secara keseluruhan, harga yang harus dibayarkan bisa lebih dari Rp150.000. Untuk itu, pilihlah berlangganan pada aplikasi yang benar-benar rutin Anda butuhkan dan gunakan.
2. Fear of Missing Out (FOMO)
Fear of Missing Out merupakan sebuah kondisi kecemasan jika tertinggal suatu tren, momen, atau informasi. Misalnya, suatu brand kosmetik mengeluarkan lipstick dengan warna cenderung kemerahan. Sementara itu, brand kosmetik lainnya mengeluarkan liptint dengan warna yang sama. Kamu merasa harus membeli produk dari dua brand tersebut, padahal keduanya memiliki kegunaan yang sama. Seharusnya, kita bisa lebih menahan diri dengan tidak membeli setiap barang yang dikeluarkan oleh suatu brand.
Baca Juga: 5 Ide Hadiah Untuk Teman Sibuk. Praktis dan Fungsional!
3. Tidak Mencatat Pengeluaran Rutin
Tanpa mencatat setiap pengeluaran, akan sulit untuk kita mengetahui kemana uang kita habiskan. Memang cukup sepele, tapi jika terlalu sering dibiarkan lama kelamaan kita akan bingung dengan pengeluaran yang tidak terkendali.
4. Delivery Order Setiap hari
Memesan makanan secara online memang menghemat waktu kita, namun faktanya layanan ini malah memakan lebih banyak biaya daripada membeli makanan secara langsung. Ongkos kirim yang mahal dan biaya tambahan lainnya membuat total pengeluaran menjadi 2x lipat lebih banyak.
5. Belanja Tanpa Perancanaan Matang
Berbelanja tanpa memikirkan apa yang sebenarnya kita butuhkan tanpa sadar dapat membuat pengeluaran menjadi lebih ‘bengkak’. Buatlah daftar belanja dan beli sesuai dengan apa yang ada dalam daftar tersebut. Tentu saja langkah ini juga dibarengi dengan menahan diri dari membeli barang-barang yang hanya memanjakan mata sesaat agar tak terjadi impulsive buying. Hal ini bisa menghemat pengeluaran dan mempercepat kegiatan belanjamu.
6. Tidak Menerapkan Quality Over Quantity
Saat Anda menerapkan quality over quantity, itu tandanya Anda lebih mindful dan bertanggung jawab dengan apa yang dibeli/miliki. Ada harga ada kualitas, inilah yang harus diterapkan. Lebih baik membeli barang dengan harga yang lebih tinggi namun bisa awet hingga lima bahkan 10 tahun, daripada membeli barang dengan harga murah namun cepat rusak dan tidak bisa dipakai lagi.
Apakah Anda mengalami kebiasaan di atas? Jika iya, yuk perbaiki mulai sekarang. Perubahan kecil mulai hari ini akan membawa manfaat yang besar di kemudian hari. *aar



