Ingin Melakukan Egg Freezing Seperti Luna Maya? Kenali Dulu Prosedur dan Biayanya!

Pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier mengingatkan fans pada prosedur Egg Freezing yang pernah dilakukan Luna pada 2021. Mereka Langkah ini dinilai cerdas bagi wanita yang belum menikah namun tetap berharap menjadi orangtua di masa depan.
Sebenarnya apa itu egg freezing atau pembekuan sel telur yang dilakukan aktris film Cinta Silver itu? berapa biaya yang dikeluarkan jika ingin melakukannya?
Dilansir dari laman Healthline, egg freezing atau pembekuan sel telur juga dikenal dengan kriopreservasi oosit. Perkiraan seluruh proses pembekuan sel telur memakan waktu dua hingga tiga minggu yang meliputi:
- Penggunaan obat-obatan atau aktivitas medis untuk merangsang sel telur tumbuh
- Sel telur yang bagus kemudian diambil dari ovarium dan disimpan untuk dibekukan
- Di kemudian hari, sel telur dapat dicairkan dan digabungkan dengan sperma untuk membuat embrio
- Embrio kemudian dapat ditanamkan ke dalam rahim selama siklus transfer embrio
Mungkin Anda merasa penasaran dimana sel telur akan disimpan setelah diambil. Melansir dari laman Johns Hopkins Medicine, setelah telur dipanen telur tersebut akan melalui proses vitrifikasi yaitu metode memasukkan telur dengan cepat ke dalam freezer. Telur kemudian disimpan dalam tangki nitrogen cair di laboratorium embriologi.
Dilansir dari laman Obstetrics & Gynaecology dari Jurnal Internasional Obstetri dan Ginekologi, banyak wanita memanfaatkan teknologi reproduksi untuk menjalani stimulasi ovarium, diikuti dengan pemulihan dan kriopreservasi oosit (pembekuan sel telur), untuk menunda potensi reproduksinya. Sel telur kemudian disimpan dan digunakan jika cara yang lebih konvensional untuk memulai keluarga tidak memungkinkan. Pembekuan sel telur juga digunakan untuk pengawetan kesuburan karena alasan medis, misalnya untuk wanita dengan diagnosa kanker baru yang menghadapi terapi yang berpotensi mensterilkan.
Tak hanya karena alasan medis, egg freezing juga dilakukan wanita yang masih ingin berfokus pada kehidupannya misalnya karir, sehingga membuatnya harus menunda kehamilan. Aktivitas egg freezing dapat menjadi pilihan hingga siap untuk memasuki masa kehamilan. Melansir dari laman Healthline, apapun alasan pembekuan sel telur, tujuannya sama. Yaitu menyimpan sel telur memungkinkan untuk menjaga kesuburan dengan mengambil sel telur di usia yang lebih muda untuk digunakan di kemudian hari.
Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan sebelum melakukan egg freezing adalah usia. Dilansir dari laman Johns Hopkins Medicine, faktor terbesar yang perlu dipertimbangkan adalah jam biologis. Ini berarti jumlah sel telur yang dimiliki dan kualitas sel telur akan menurun seiring bertambahnya usia. Hingga akhirnya berhenti berovulasi atau melepaskan sel telur dari ovarium untuk kemungkinan pembuahan saat mencapai masa menopause (umumnya antara usia 45 hingga 55 tahun). Sehingga aktivitas egg freezing direkomendasikan untuk wanita sebelum berusia 40 tahun.
Biaya untuk melakukan egg freezing ini tentu harus disiapkan dengan bijak. Dilansir dari laman New Hope Fertility, biaya egg freezing pada tahun 2024 terdapat tiga faktor biaya utama.
- Satu siklus pembekuan sel telur memakan biaya $4.500 hingga $8.000, atau sekitar 74 juta hingga 132 juta rupiah.
- Obat untuk merangsang produksi sel telur memakan biaya $4.000 hingga $6.000, atau sekitar 66 juta rupiah hingga 99 juta rupiah.
- Lalu penyimpanan sel telur memakan biaya $500 hingga $1.000 per tahun 8 juta – 16 juta rupiah per tahun.
Angka ini tentunya bervariasi tergantung pada lokasi, dokter dan siklus yang akan dilakukan. *fie



