PLEASURE

Dari Tongkat Voldemort hingga Kaki Bilbo, 260 Properti Film Akan Dilelang di Paris. Siap Berburu?

Tongkat Sihir dari 'Harry Potter' dan Kaki Prostetik dari 'The Hobbit' (Foto. YouTube/Screen Awards)
Fenews

Bagi para cinephile, mengoleksi item dari film kesayangan bukan sekadar hobi, tetapi juga bentuk kecintaan terhadap karya favorit. Hal ini tercermin dalam pelelangan Hollywood in Paris yang akan digelar pada 3 April 2026 di Paris, menghadirkan 260 properti ikonik dari 130 film dan tayangan televisi ternama Hollywood, menurut Screen Awards.

Untuk menambah antusiasme para kolektor dan penggemar film, pihak penyelenggara membagikan sedikit spoiler dari properti yang akan dilelang di Hollywood in Paris. Salah dua di antaranya yakni tongkat milik Ron Weasley dan Voldemort dari franchise film Harry Potter.

Selain itu, terdapat pula kaki prostetik yang dikenakan oleh Martin Freeman kala berperan sebagai Bilbo Baggins pada serial film The Hobbit. Menurut pengelola, kaki tersebut masih terjaga keasliannya dengan bulu-bulu kaki yang tampak asli.

“Jika kamu melihatnya, terlihat seperti kulit asli. Namun, aslinya terbuat dari silikon,” ujar pengelola, dikutip Selasa (17/3).

Pengelola juga menambahkan bahwa kaki prostetik Bilbo merupakan salah satu koleksi paling langka yang mereka miliki. Hal ini lantaran material dasarnya mudah rusak, sehingga perlu perawatan ekstra untuk menjaga properti tersebut.

Baca juga: Bioskop di India Bayar Ganti Rugi Rp12 Juta ke Penonton Karena Tayangkan Iklan Sebelum Film Diputar

Properti lainnya datang dari ‘Indiana Jones‘. Properti seperti kumbang dan cawan suci yang seharusnya ditemukan oleh Indiana Jones juga akan dipamerkan.

“Kami punya kumbang yang digunakan pada adegan terkenal di ‘Indiana Jones and the Temple of Doom’ dan salah satu cawan suci yang muncul pada ‘Indiana Jones and the Last Crusade’ yang mana Harrison Ford (pemeran Indiana Jones, red) seharusnya menemukan yang asli yang digunakan oleh Kristus,” tutur pengelola Hollywood in Paris.

Menurut Fabien Mirabaud, juru lelang di Hollywood in Paris, pelelangan ini menjadi titik kebangkitkan industri perfilman di Prancis. Meski properti yang dilelang berasal dari film-film berbahasa Inggris, ia menyebutkan bahwa masyarakat Prancis tetap harus mengingat perjuangan Auguste dan Louis Lumière sebagai pionir pada industri tersebut.

“Pelelangan ini pada dasarnya ditujukan untuk pasar berbahasa Inggris, mengingat film yang ditayangkan hingga kini. Pada waktu yang bersamaan di Prancis, kita tak seharusnya melupakan bahwa Lumière bersaudara-lah yang menemukan sinema, sehingga tak mengherankan jika kita menyaksikan kebangkitan kembali budaya film di Prancis,” terangnya.

Sementara itu, berbagai properti dari film-film lainnya juga akan dipamerkan dan dilelang kepada masyarakat. Sebut saja Ben-Hur, Schindler’s List, hingga Asterix & Obelix: Mission Cleopatra. *kim