
Swiss-Belinn Manyar Surabaya menghadirkan buffet iftar untuk menyambut Ramadan 2026. Bertajuk ‘Royal Mediterranean’, program ini mengusung konsep Mediterania yang tampak pada dekorasi dan menu yang dihidangkan.
Memasuki area BaReLo Restaurant, tamu disambut dekorasi bernuansa biru dan putih yang merepresentasikan konsep Mediterania. Tak hanya itu, sebuah bedug yang ditempatkan di lobi hotel turut menambah semarak suasana Ramadan di hotel berbintang tiga tersebut.

Andri Kurniawan, General Manager Swiss-Belinn Manyar Surabaya, mengatakan bahwa tema Mediterania diusung untuk menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berbeda bagi para tamu, baik dari segi sajian maupun suasana. “Mulai dari menunya, kita ambil dari negara-negara Mediterania seperti Mesir, Turki, Lebanon, Maroko, dan semua negara-negara arah sana. Termasuk juga dekorasi hotel, kita sekarang mengusung konsep Mediterania. Makanya hari ini banyak warna didominasi biru dan putih supaya sesuai dengan konsepnya,” ujarnya kala ditemui oleh Fenews di sela-sela launching program Royal Mediterranean, Jumat (20/2).
Andri menambahkan, kehadiran bedug bukan sekadar dekorasi, melainkan simbol pelestarian budaya Nusantara yang mulai jarang digunakan sebagai penanda waktu salat. Bedug tersebut akan dibunyikan setiap malam menjelang waktu berbuka, disertai lantunan azan oleh staf hotel terpilih.
Dari sisi kuliner, lebih dari 40 item disajikan dalam buffet ini, mulai dari appetizer, main course, hingga dessert yang mengusung tema Mediterania. Beberapa di antaranya adalah falafel sandwich, chicken tandoori, martabak Mesir, Mediterranean salad, sweet paratha, dan baklava.
Executive Chef Swiss-Belinn Manyar Surabaya, Inggar Prasetyo, menjelaskan bahwa pemilihan menu khas Mediterania, termasuk falafel sandwich sebagai salah satu ikon, bertujuan memperkenalkan cita rasa yang mungkin belum familiar bagi masyarakat. “Salah satu ikon kami adalah falafel sandwich. Mungkin masyarakat umum masih awam dengan menu ini, jadi kami tonjolkan agar menjadi pengalaman baru bagi pengunjung,” jelasnya.
Inggar menuturkan bahwa seluruh hidangan dibuat menggunakan bahan baku orisinal untuk menjaga keautentikan visual dan rasa, meski tetap ada penyesuaian dengan selera masyarakat Surabaya. “Kami buat se-autentik mungkin tanpa mengurangi bahan-bahan dalam resep asli, meskipun ada beberapa rasa yang mungkin kurang familier bagi warga lokal seperti cilantro, hummus paste, atau saus tahini. Namun, kami juga melakukan adaptasi agar tetap masuk di lidah orang Indonesia, khususnya lidah Surabaya yang suka rasa gurih,” pungkasnya.

Program Royal Mediterranean digelar sepanjang Ramadan 2026 dengan harga Rp148.000 net/pax selama masa early bird hingga 23 Februari, serta Rp168.000 net/pax untuk harga normal. Anak usia 6–12 tahun dikenakan potongan 50 persen dari harga tersebut.
Tamu yang melakukan reservasi juga berkesempatan memenangkan doorprize yang akan diundi melalui akun Instagram resmi @swissbelinnmanyar. Hadiah yang disiapkan antara lain sepeda listrik, Smart TV 43 inci, kulkas, hingga tiket pesawat pulang-pergi ke Bali untuk satu orang. *kim



