STORY

Anggi Wahyuda, Pendaki Disabilitas yang Berhasil Taklukkan Puncak Tertinggi di Dunia

Anggi Wahyuda, pendaki disabilitas yang berhasil menaklukkan Everest Basecamp (Foto. Instagram/@anggiwahyuda)
Fenews

Tak ada gunung yang terlalu tinggi untuk bisa didaki, meskipun dengan satu kaki. Anggi Wahyuda, laki-laki asal Sumatera Utara ini memberikan inspirasi setelah berhasil mencapai Everest Basecamp, Nepal pada Senin (26/5). Ia mendaki gunung tertinggi di dunia itu hanya dengan satu kaki dan bantuan kruk atau tongkat kakinya.

Anggi kehilangan sebelah kakinya pada 2015 silam, saat itu ia tengah dalam perjalanan menuju sekolah. Nahasnya, akibat kabut asap dan gerimis yang mengurangi kemampuan pandangan, sebuah truk tangki menabraknya yang membuat ia kehilangan kaki kanannya. Satu kakinya lantas harus diamputasi dan membuatnya harus bertahan hidup dengan bantuan kruk.

Kehilangan kaki bukan berarti juga hilang semangat yang ia miliki, Anggi terus bertahan dan hidup dengan kemampuan dan semangatnya. Ia juga pernah berkompetisi pada Stand Up Comedy Academy (SUCA) 4 dan berhasil melaju hingga babak 15 besar.

Beberapa gunung di Indonesia juga telah ia taklukkan. Diantaranya adalah Kerinci, Rinjani, Binaiya, dan Latimojong. Salah satu unggahannya di Instagram Sabtu (12/4) menunjukkan dirinya telah menaklukkan gunung dengan ketinggian 3.404 mdpl, Gunung Leuser, yang dikenal dengan medan yang sulit, juga trekking yang panjang dan melelahkan.

Hingga pada Senin (26/5) lalu, ia berhasil menaklukkan Everest Basecamp dengan tinggi 5.364 mdpl. Ia menunjukkan rasa syukur dan harunya lewat unggahan di Instagram pribadinya “Batas kemampuan manusia itu bukan pada fisiknya, tapi pada kemauannya.” Ujar Anggi unggahan video di Instagram pribadinya.*fie