
Memilih rumah atau apartemen sebagai lokasi hunian memang sudah lumrah. Namun, apa jadinya jika seseorang menghabiskan sepanjang hidupnya tinggal di hotel? Hal ini dilakukan oleh seorang pria asal Prancis yang tinggal selama 67 tahun di salah satu hotel termewah di Paris.
Dilansir dari Greek City Times, pria tersebut bernama Jean Le Bon. Dari yang awalnya hanya singgah untuk perjalanan bisnis, Le Bon akhirnya menetap di Grand Hôtel de Paris, atau yang kini bernama InterContinental Paris Le Grand, hingga akhir hayatnya.
Perjalanannya sebagai tamu tetap di hotel yang diresmikan oleh istri Napoleon III pada pada 1862 silam itu bermula ketika ia melakukan perjalanan bisnis di Paris sebagai seorang sales keliling. Yang awalnya hanya singgah sementara, ia pun menemukan kenyamanan dan memutuskan untuk tinggal selamanya di sana sejak 1957.
Keseharian Le Bon pun dihabiskan dengan melakukan pekerjaannya, serta kegiatan lainnya. Ia tak perlu repot mengurus taman, mencuci baju, maupun kegiatan rumah tangga lainnya, sebab seluruh fasilitas yang ia butuhkan sudah tersedia di hotel. Ia tinggal menunggu sang housekeeper mengetuk pintu kamarnya untuk mengantarkan pakaiannya yang telah di-laundry.
Baca juga: Bantu Nenek yang Jatuh, Dua Siswi di China Justru Dituntut Ganti Rugi
Tahun demi tahun pun berlalu. Selama tinggal di Grand Hôtel de Paris, Le Bon telah menyaksikan beragam peristiwa bersejarah yang terjadi Paris. Mulai dari demo mahasiswa pada Mei 1968, runtuhnya tembok berlin, pergantian milenium, berkembangnya masa internet, hingga pandemi COVID-19.
Usai 67 tahun hidup di hotel, Le Bon akhirnya check out saat ia wafat pada 2024 lalu. Tagihannya ketika ditotal sejak check in pada 1957 mencapai 2,5 juta dolar atau sekitar Rp42,3 miliar. Sebagai gambaran, angka tersebut terbilang cukup ‘murah’ dibanding dengan harga menginap hotel lainnya di kota Menara Eiffel itu dengan standar serupa. Menurut TOURIST MAKER, Le Bon mungkin telah melakukan negosiasi harga, tinggal di kamar yang lebih murah, atau keajaiban dari loyalitasnya selama tinggal di sana.
Sementara itu, Grand Hôtel de Paris merupakan salah satu hotel bersejarah di Paris. Hotel tersebut dibangun oleh dua saudara kaya Isaac dan Émile Pereire dan dirancang oleh arsitek ternama asal Prancis Alfred Armand yang eksis pada masa kepemimpinan Napoleon III. Hotel itu pun sempat dijadikan rumah sakit militer pada periode perang dunia pertama. *kim



